Jakarta - Setelah mengunjungi tahanan kasus pajak Asian Agri, Vincentius Amin Sutanto, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum memantau Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cipinang. Dennny Indrayana, Mas Achmad Santosa, dan Adnan Buyung Nasution melihat-lihat kegiatan para napi di lapas tersebut. Mereka mendatangi dapur tempat napi membuat roti tawar.
Ketiganya pun tak segan mencicipi roti buatan para napi. "Coba ya," ujar Denny yang disambut koor "ya" serta anggukan dan senyum para napi. "Iya, boleh Pak, silakan dicoba," kata salah seorang napi, Jumat (25/11/2011).
Tanpa malu-malu, Denny dan kawan-kawan melahap roti tawar yang mereka pegang.
"Enak Pak?" tanya wartawan dan para napi. "Enak nih, lebih enak dari roti di supermarket," aku Denny. Para napi pun tersenyum mendengar pujian Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut.
Setelah mencicipi roti, mereka melanjutkan 'tur' di Lapas Cipinang. Mereka melihat-lihat kegiatan napi lain, seperti membuat kursi dan meja dari kayu serta cukur rambut.
Denny pun sempat menyapa para napi lain dan menanyakan keluhan-keluhan mereka. "Ada yang mau ngomong?" tanya Deni.
Salah satu napi narkotika berinisial R menanggapi tawaran Denny. "Ini Pak, mengenai remisi gak jelas. Sosialisasinya kurang," kata R.
"Iya, nanti akan ditindak lanjuti," balas Denny.
Setelah puas melihat-lihat, Denny, Mas Achmad, dan Bang Buyung pun pergi meninggalkan lapas
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Budaya /
Hukum /
Politik /
Sosial
dengan judul Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Cicipi Roti Buatan Napi. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://kutulisberita.blogspot.com/2011/12/satgas-pemberantasan-mafia-hukum-cicipi.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Minggu, 04 Desember 2011
Belum ada komentar untuk "Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Cicipi Roti Buatan Napi"
Posting Komentar